haluannews.id – Dunia keuangan Amerika Serikat digegerkan oleh kabar persetujuan bersyarat yang diberikan regulator federal kepada sebuah perusahaan kripto. World Liberty Financial, entitas yang sebagian besar kepemilikannya terkait erat dengan mantan Presiden Donald J. Trump dan anggota keluarganya, kini selangkah lebih dekat untuk mengoperasikan bank perwalian nasional melalui anak perusahaannya, World Liberty Trust Co. Keputusan dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) ini, yang diumumkan melalui surat resmi belum lama ini, memicu perdebatan sengit di Washington.

Related Post
Dengan restu ini, World Liberty Trust Co. akan memiliki kapasitas untuk menjalankan fungsi sebagai bank perwalian nasional. Salah satu keunggulan utama dari izin ini adalah kemampuan untuk menerbitkan stablecoin, jenis aset kripto yang nilainya dirancang stabil dan terikat pada mata uang fiat, dalam hal ini Dolar AS. Stablecoin umumnya didukung oleh cadangan aset yang relatif aman, seperti surat utang pemerintah AS, dan dapat ditukarkan dengan Dolar AS dengan rasio satu banding satu.

Saat ini, World Liberty Financial masih mengandalkan jasa pihak ketiga, BitGo, untuk sebagian layanan terkait stablecoin. Namun, dengan lisensi perbankan yang akan didapatkan, perusahaan berpotensi besar untuk mengintegrasikan layanan-layanan tersebut ke dalam operasional internalnya, mengurangi ketergantungan pada mitra eksternal.
Meski demikian, persetujuan dari OCC ini bukanlah lampu hijau penuh. World Liberty Trust masih harus memenuhi serangkaian persyaratan tambahan sebelum pendirian bank dinyatakan rampung sepenuhnya, termasuk pemenuhan ketentuan permodalan yang ketat.
Langkah OCC ini juga menggarisbawahi peningkatan minat regulator terhadap permohonan izin bank baru, khususnya dari perusahaan yang bergelut di sektor aset digital. Di bawah pemerintahan Trump, OCC mencatat adanya sekitar 40 permohonan serupa sejak tahun 2025, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Banyak dari permohonan tersebut datang dari proyek-proyek yang berkaitan erat dengan industri kripto.
CEO World Liberty Financial, Zach Witkoff, menyambut baik persetujuan ini. Ia menegaskan kesiapan perusahaan untuk menjalani pengawasan berkelanjutan dari regulator federal di masa mendatang. "Kami menyambut baik pengawasan berkelanjutan dari regulator federal selama bertahun-tahun ke depan," ujar Witkoff dalam sebuah pernyataan, mengutip laporan media internasional. Witkoff juga menjabat sebagai chairman World Liberty Trust, yang akan berada di bawah pengawasan OCC. Perlu diketahui, Zach Witkoff adalah putra dari Steve Witkoff, utusan khusus Trump untuk kawasan Timur Tengah. Keterkaitan bisnis dan politik ini sontak menjadikan persetujuan terhadap World Liberty Trust sebagai sorotan tajam di ibu kota AS.
Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat, termasuk Senator AS Elizabeth Warren, sebelumnya telah menyuarakan penolakan keras. Mereka menentang dukungan terhadap Clarity Act, rancangan undang-undang yang bertujuan mengatur industri kripto, dengan alasan bahwa aturan tersebut belum cukup ketat untuk membatasi potensi keuntungan pribadi Trump dari bisnis aset digital. Warren bahkan secara eksplisit meminta OCC untuk menolak permohonan World Liberty Financial sebelum Trump melepaskan seluruh kepentingannya di perusahaan tersebut.
Setelah OCC memberikan persetujuan bersyarat, Senator Warren kembali melontarkan kritik pedas. Ia menilai situasi ini menimbulkan persoalan serius terkait potensi konflik kepentingan yang nyata, mengingat Trump memiliki hubungan erat dengan perusahaan yang baru saja memperoleh izin dari regulator federal. "Ini adalah tindakan konflik kepentingan paling terang-terangan yang pernah terjadi dalam sistem keuangan kita – dan Kongres tidak boleh membiarkannya berlalu begitu saja," tegas Warren. Bersama beberapa koleganya di Kongres, Warren berencana mengajukan rancangan undang-undang yang secara spesifik akan melarang presiden dan pejabat senior pemerintahan memiliki atau mengendalikan bank.
Sementara itu, OCC memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait persetujuan kontroversial ini. Lembaga tersebut hanya menyatakan bahwa proses pengajuan izin di OCC ditangani dan ditinjau secara profesional oleh staf karier di dalamnya.










Tinggalkan komentar