Haluannews Ekonomi – Gejolak geopolitik, perang dagang, dan ketegangan Iran-Israel tengah mengguncang pasar keuangan global. Kondisi ini mendorong investor, menurut Komisaris PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN), Arwani Pranajaya, untuk menerapkan strategi wait and worry, mengamankan aset ke instrumen safe haven. Fenomena "cash is king" pun kembali muncul, ditandai peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan tanpa diiringi penyaluran kredit yang signifikan.

Related Post
Situasi ini justru membuka peluang bagi sektor fintech. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pinjaman, di tengah minimnya penyaluran kredit perbankan konvensional, menciptakan ruang bagi perusahaan fintech untuk berkembang pesat. Hal ini menjadikan sektor fintech sebagai pilihan investasi yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Selain fintech, Arwani melihat potensi investasi menjanjikan lainnya di sektor kopi. Kenaikan harga kopi yang diiringi permintaan yang terus meningkat menjadikan komoditas ini sebagai aset yang relatif aman dan menguntungkan.
Lalu, bagaimana prospek investasi di tengah ketidakpastian global ini? Untuk jawaban lebih lengkap, saksikan dialog Dina Gurning dengan Komisaris PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN), Arwani Pranajaya dalam program Squawk Box, Haluannews.id (Jumat, 20 Juni 2025). Diskusi ini memberikan wawasan berharga bagi investor yang ingin memetakan strategi investasi di tengah kondisi pasar yang bergejolak.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar