IHSG Terkoreksi! Saatnya Lirik Saham Ini?

IHSG Terkoreksi! Saatnya Lirik Saham Ini?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (22/01) dengan catatan minor, terkoreksi 0,20% ke level 8.922,18. Pergerakan fluktuatif saham-saham berkapitalisasi besar mewarnai bursa, di mana beberapa saham seperti TLKM, ASII, dan BREN berhasil menjadi penopang indeks.

COLLABMEDIANET

Namun, tekanan jual terasa signifikan pada saham-saham seperti PTRO, BUMI, dan BRPT yang mengalami penurunan tajam. Data mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 964,14 miliar di pasar reguler dan mencapai Rp 1,33 triliun di seluruh pasar.

IHSG Terkoreksi! Saatnya Lirik Saham Ini?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Secara sektoral, mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor energi mencatat penurunan terdalam. Sebaliknya, sektor konsumer non-siklikal menjadi yang paling resilien dengan kenaikan yang cukup signifikan.

Di sisi korporasi, Folago Global Nusantara (IRSX) melalui anak usahanya, Folago Pictures, menjalin kerjasama strategis dengan lima rumah produksi ternama untuk pengembangan 10 proyek film layar lebar. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan IRSX hingga 200% pada tahun 2026. Pendanaan proyek ini akan bersumber dari dana hasil rights issue.

Sementara itu, United Tractors (UNTR) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp 2,00 triliun. Aksi korporasi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham UNTR setelah sebelumnya mengalami tekanan akibat sentimen negatif terkait pencabutan izin usaha anak usahanya.

Mega Capital Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang menarik untuk dicermati oleh investor. Namun, perlu diingat bahwa analisis dan rekomendasi saham ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor, dengan mempertimbangkan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing. Investasi saham memiliki risiko, oleh karena itu, lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar