IHSG Terbang Tinggi! Investor Ritel Siap Panen Cuan?

IHSG Terbang Tinggi! Investor Ritel Siap Panen Cuan?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025), dengan torehan positif. Mengawali sesi, IHSG melonjak 34,86 poin atau setara dengan 0,4%, sehingga parkir di level 8.646,65.

COLLABMEDIANET

Terpantau sebanyak 271 saham mengalami kenaikan harga, sementara 67 saham terkoreksi, dan 618 saham stagnan. Total nilai transaksi di awal perdagangan mencapai Rp 373,2 miliar, dengan volume perdagangan sebanyak 737,5 juta saham yang berpindah tangan dalam 71.130 transaksi.

IHSG Terbang Tinggi! Investor Ritel Siap Panen Cuan?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik. Investor global tengah mencermati pelemahan indeks dolar AS dan sinyal perlambatan pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 10 Desember mendatang semakin menguat, dengan probabilitas mencapai 88%.

Di dalam negeri, stabilitas IHSG dan nilai tukar rupiah menjadi faktor pendukung pergerakan positif pasar modal. Pemerintah juga berencana memberikan insentif fiskal untuk mendorong pertumbuhan investor ritel di pasar saham.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pembenahan praktik perdagangan saham gorengan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum insentif digulirkan. Pemerintah memberikan waktu enam bulan kepada otoritas pasar modal untuk menindak tegas pelaku manipulasi harga saham.

"Kalau kita lihat 6 bulan, lengkapin enggak? Ada yang dihukum atau enggak? nanti kita lihat. Kalau ada action yang clear bahwa penggoreng saham itu dikenakan sanksi, baru kita kasih insentif ke investor," tegas Purbaya dalam Financial Forum 2025 yang diselenggarakan Haluannews.id di Main Hall BEI, Rabu (3/12/2025). Pernyataan ini memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah serius dalam melindungi investor ritel dari praktik-praktik yang merugikan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar