Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (10/10/2025) dengan catatan manis, berhasil parkir di zona hijau setelah sempat berfluktuasi sepanjang hari. IHSG menguat tipis 0,08% atau bertambah 6,92 poin, menutup sesi di level 8.257,86. Torehan ini sekaligus mengukuhkan rekor harga penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang baru bagi bursa saham Indonesia.

Related Post
Aktivitas perdagangan hari ini terbilang ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 24,06 triliun, melibatkan 47,76 miliar saham dalam 2,45 juta kali transaksi. Secara keseluruhan, sentimen positif mendominasi dengan 338 saham mencatatkan kenaikan, sementara 331 saham mengalami penurunan, dan 133 saham stagnan.

Sektor barang baku dan teknologi menjadi motor penggerak utama penguatan IHSG, mencatatkan apresiasi tertinggi. Sebaliknya, sektor finansial justru menjadi pemberat indeks pada perdagangan kali ini. Kondisi ini berbanding terbalik dengan hari sebelumnya, di mana saham-saham perbankan besar justru menjadi penopang utama.
Tiga saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, yakni BREN, CDIA, dan CUAN, menjadi penopang utama kinerja IHSG, menahan pelemahan lebih dalam.
Sementara itu, bursa saham Asia-Pasifik mayoritas dibuka melemah, mengikuti tren negatif di Wall Street. Kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan ketidakpastian fiskal di Amerika Serikat menjadi sentimen yang membebani pasar regional. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,33%, Topix melemah 0,92%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,26%. Kospi Korea Selatan menguat 0,66%.
Minimnya rilis data ekonomi signifikan pada hari ini membuat pergerakan IHSG lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar. Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan tren penguatan setelah berhasil menembus level tertinggi pada perdagangan sebelumnya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar