IHSG Cetak Rekor! 7 Saham Ini Beri Cuan Gede, Auto Kaya?

IHSG Cetak Rekor! 7 Saham Ini Beri Cuan Gede, Auto Kaya?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan taringnya pada perdagangan hari ini, Jumat (11/5/2025), dengan mencatatkan kenaikan signifikan. Hingga pukul 14.15 WIB, IHSG melaju kencang, menguat 0,48% dan bertengger di level 7.039,86. Bahkan, pada sesi pertama perdagangan, indeks acuan pasar modal Indonesia ini sempat meroket hingga 0,88%.

COLLABMEDIANET

Pergerakan IHSG hari ini berada dalam rentang 7.026,49 hingga 7.055,8, dengan 339 saham berhasil mencatatkan kenaikan, 252 saham mengalami penurunan, dan 376 saham stagnan. Total nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 7,44 triliun, melibatkan 11,95 miliar saham dalam 1,05 juta kali transaksi. Kinerja positif ini juga mendorong kapitalisasi pasar kembali meningkat menjadi Rp 12.395 triliun.

 IHSG Cetak Rekor! 7 Saham Ini Beri Cuan Gede, Auto Kaya?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sejalan dengan tren positif IHSG sejak awal pekan, sejumlah saham berhasil mencatatkan kenaikan fantastis hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). Menariknya, empat di antaranya merupakan saham yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini.

Adapun saham-saham yang mencatatkan kenaikan signifikan tersebut adalah PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang melonjak 34,1%, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 25%, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melesat 25%, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) terbang 25%, dan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) naik 24,8%. Selain itu, PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk juga masuk dalam jajaran top gainers dengan kenaikan masing-masing sebesar 32,6% dan 24,2%.

Namun, di tengah euforia kenaikan, terdapat pula saham-saham yang harus rela terjerembab hingga menyentuh auto reject bawah (ARB). Dua saham tersebut adalah PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) yang anjlok 14,7% dan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) yang turun 14,4%. Perlu dicatat bahwa MFIN telah mengalami ARB dalam tiga hari perdagangan terakhir, sementara PMUI baru mengalami ARB kedua kalinya setelah Initial Public Offering (IPO) pada hari Kamis (10/7/2025).

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar