Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyambut baik lengkapnya struktur kepemimpinan OJK ini. Menurutnya, hal ini akan memuluskan koordinasi antar lembaga yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yaitu Kementerian Keuangan, BI, OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). "Ini bagus sekali, akhirnya bisa full semua. Kami berharap koordinasi KSSK dapat berjalan normal dan lebih efektif lagi. Ini tentu sinyal positif bagi kita," ujar Destry usai acara Pengucapan Sumpah Jabatan ADK OJK di Mahkamah Agung, Rabu (25/3/2026).

Related Post
Senada, Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengungkapkan ekspektasi besar terhadap para pimpinan OJK yang baru. "Harapan kami sangat besar kepada mereka. Ini langkah yang sangat positif," katanya singkat, menunjukkan keyakinan pasar terhadap kepemimpinan baru.

Dari kalangan perbankan, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem, menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi kebijakan. Ia berharap para ADK OJK dapat segera berbenah dan merumuskan kebijakan-kebijakan strategis untuk mengantisipasi dinamika global yang semakin ketat. "Kami percaya mereka adalah figur-figur pilihan yang mampu menghadirkan kebijakan terbaik demi menjaga ketahanan ekonomi Indonesia. Kami yakin ini akan membawa kebaikan," tutur Santoso. Ia menambahkan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh serta masukan konstruktif kepada otoritas. "Kita akan terus mendukung sambil memantau dan memberikan input agar Indonesia tetap kuat di tengah ketidakstabilan global," pungkasnya.
Ketujuh Anggota Dewan Komisioner OJK tersebut secara resmi mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Agung Republik Indonesia pada Rabu, 25 Maret 2026, menandai dimulainya era baru pengawasan dan pengaturan sektor jasa keuangan Indonesia.
Editor: Rohman




Tinggalkan komentar