Grup Tjokro Kuasai GPSO! Saham Langsung Terbang?

Grup Tjokro Kuasai GPSO! Saham Langsung Terbang?

Haluannews Ekonomi – Grup Tjokro melalui PT PIMSF Pulogadung resmi menjadi pemegang saham mayoritas PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) setelah mengakuisisi 25,5% saham milik Karnadi Margaka. Transaksi yang dilakukan pada 15 Oktober 2025 ini, menjadikan PIMSF mengendalikan 170 juta lembar saham GPSO. Akibatnya, kepemilikan Karnadi terdilusi menjadi 27% atau setara dengan 180 juta saham.

COLLABMEDIANET

Sebelumnya, PIMSF memang telah mengumumkan rencana untuk mengakuisisi 45,45% saham GPSO. Dengan rampungnya transaksi awal ini, PIMSF Pulogadung semakin dekat untuk menjadi pengendali baru perusahaan yang bergerak di bidang solusi geospasial tersebut.

Grup Tjokro Kuasai GPSO! Saham Langsung Terbang?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Direktur PT PIMSF Pulogadung, Adi Sulaiman, mengungkapkan bahwa aksi korporasi ini bertujuan untuk investasi serta mendukung rencana pengembangan dan ekspansi bisnis Grup Tjokro dan seluruh afiliasinya. Saat ini, pihaknya tengah memfinalisasi perjanjian jual beli saham dengan Karnadi Margaka, yang diharapkan akan segera ditandatangani.

Manajemen GPSO menjelaskan bahwa PIMSF bergerak di bidang fabrikasi peralatan industri untuk sektor pertambangan, minyak & gas, dan industri lainnya. Hal ini dinilai sejalan dengan kegiatan usaha GPSO yang bergerak di bidang perdagangan besar mesin, peralatan, reparasi alat ukur, alat uji, serta peralatan navigasi dan kontrol.

Sebelum akuisisi ini, komposisi pemegang saham GPSO terdiri dari Kurniawan Eddy Tjokro (40%), Ratna Dewi Eddy Tjokro (20%), Kurniawan Eddy Tjokro (20%), dan Lima Hariati Eddy Tjokro (20%). Setelah seluruh rangkaian transaksi selesai, PIMSF akan menggenggam 45,45% saham GPSO, sementara kepemilikan Karnadi akan terdilusi signifikan dari 52,5% menjadi hanya 7,05%. Aksi korporasi ini diperkirakan akan tuntas pada bulan ini.

Manajemen GPSO juga mengindikasikan potensi terjadinya tender offer kepada pemegang saham publik seiring dengan perubahan pengendalian perusahaan. Hal ini membuka peluang bagi investor publik untuk menjual saham mereka kepada pengendali baru.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar