Haluannews Ekonomi – Raksasa teknologi Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), menunjukkan performa yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 14%, mencapai Rp13,30 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,66 triliun.

Related Post
Laporan keuangan GoTo per September 2025 yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa perusahaan juga berhasil memangkas kerugian secara signifikan. Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menyusut drastis hingga 82%, menjadi hanya Rp775,55 miliar dari sebelumnya Rp4,31 triliun. Penurunan serupa juga terjadi pada rugi periode berjalan, yang terpangkas 78% menjadi Rp996,98 miliar dari Rp4,54 triliun.

Kontributor utama pendapatan bersih GoTo berasal dari jasa pengiriman, yang menyumbang Rp4,25 triliun atau 32% dari total pendapatan. Imbal jasa menyusul dengan kontribusi sebesar Rp4,15 triliun (31%), diikuti oleh pendapatan pinjaman sebesar Rp2,67 triliun (20%).
Lini bisnis fintech GoTo Financial (GTF) mencatat pertumbuhan yang mengesankan, mencapai 118% secara year-on-year (YoY) dalam sembilan bulan. Selain itu, bisnis e-commerce Tokopedia juga memberikan kontribusi positif dengan pendapatan sebesar Rp627,82 miliar, tumbuh 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, total beban perseroan mengalami penurunan tipis sebesar 1,4%, terutama didorong oleh penurunan beban operasional serta beban umum dan administrasi. Hingga akhir September 2025, GoTo memiliki total aset sebesar Rp42,11 triliun, dengan kas dan setara kas serta kas yang dibatasi penggunaannya mencapai Rp18,65 triliun. Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp29,10 triliun. Kinerja ini menunjukkan GoTo berada di jalur yang tepat menuju profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar