Haluannews Ekonomi – Pasar modal dikejutkan oleh aksi penjualan saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) secara besar-besaran oleh Levoca Enterprise Ltd. Pada tanggal 9 Juli 2025, perusahaan investasi yang berbasis di Kepulauan Marshal ini melepas 8 miliar lembar saham BNBR, setara dengan 4,61% kepemilikan.

Related Post
Pasca transaksi tersebut, kepemilikan Levoca di BNBR menyusut signifikan menjadi 27,9 miliar lembar saham atau 16,09%. Sebelumnya, Levoca menggenggam 35,9 miliar lembar saham, mewakili 20,70% kepemilikan di perusahaan konglomerasi tersebut.

Manajemen BNBR sendiri mengaku tidak mengetahui alasan di balik penjualan saham bernilai fantastis ini. "Perseroan tidak mengetahui jenis transaksi," ungkap Corporate Secretary BNBR, Christofer Alexander Uktoiseja, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Levoca Enterprise Ltd, yang tercatat beralamat di Trust Company Complex, Ajel Take Road, Ajel Take Island, Kepulauan Marshal, dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan. Portofolio mereka mencakup kemitraan publik-swasta (KPS), investasi berdampak, obligasi dampak sosial, manajemen risiko iklim, dan pengembangan sektor swasta. Aksi korporasi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan investor dan analis pasar.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar