Drama Akhir Tahun Bursa! IHSG Merah, Saham Raksasa Ini Biang Keroknya?

Drama Akhir Tahun Bursa! IHSG Merah, Saham Raksasa Ini Biang Keroknya?

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Tirai perdagangan saham tahun 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup dengan sentimen yang kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi pertama hari terakhir perdagangan, Selasa (30/12/2025), harus rela melandai. Koreksi ini memangkas 35,19 poin atau setara 0,41% dari nilai indeks, mengakhiri sesi di level 8.609,08.

COLLABMEDIANET

Dinamika pasar menunjukkan 357 saham berhasil menguat, namun 289 saham lainnya tertekan, sementara 159 saham bergerak stagnan. Aktivitas transaksi cukup masif, mencapai Rp 11,41 triliun hingga jeda makan siang, melibatkan perputaran 22,27 miliar saham dalam 1,64 juta kali transaksi. Angka ini mencerminkan volume perdagangan yang tinggi di penghujung tahun, di tengah aksi profit-taking dan konsolidasi investor.

Drama Akhir Tahun Bursa! IHSG Merah, Saham Raksasa Ini Biang Keroknya?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mayoritas sektor perdagangan terpantau berada di zona merah, dengan sektor teknologi, kesehatan, dan barang baku mencatatkan kontraksi paling dalam. Sebaliknya, sektor konsumer non-primer, properti, dan industri berhasil menunjukkan resistensi dengan membukukan penguatan tertinggi, memberikan sedikit harapan di tengah tekanan jual.

Di antara saham-saham yang menjadi pemberat utama kinerja IHSG, DCI Indonesia (DCII) milik kongsi Toto Sugiri dan Grup Salim menjadi sorotan. Saham ini anjlok signifikan 9,30% ke level Rp 194.575 per saham, memberikan kontribusi pelemahan sebesar 20,86 poin indeks. Tak hanya itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang pada hari ini memasuki periode ex-date dividen, turut menyumbang pelemahan sekitar 19 poin indeks. Saham-saham seperti BRMS, AMMN, dan SMMA juga tercatat ikut membebani pergerakan indeks hari ini.

Pelemahan pada hari ini berbanding terbalik dengan performa kemarin, di mana IHSG menutup perdagangan dengan kenaikan impresif 1,25%. Kenaikan tersebut didukung oleh derasnya aliran dana investor asing yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 2,24 triliun di seluruh pasar. Saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), entitas asuransi milik Grup Lippo, menjadi primadona dengan catatan net buy asing terbesar mencapai Rp 914,3 miliar. Transaksi jumbo ini terjadi di pasar negosiasi, difasilitasi oleh Ciptadana Sekuritas sebagai broker. Sementara di pasar reguler, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mendominasi dengan net buy masing-masing Rp 576,7 miliar dan Rp 301,7 miliar.

Meskipun pasar ditutup dengan sentimen yang bervariasi, perhatian kini beralih pada agenda seremonial penutupan dan pembukaan perdagangan. Penutupan perdagangan BEI tahun 2025 secara resmi akan dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi. Seremoni ini dijadwalkan berlangsung di Main Hall BEI, Jakarta, pada pukul 15.00-16.30 WIB, dengan dihadiri jajaran Dewan Komisioner OJK, pimpinan Self Regulatory Organization (SRO), serta manajemen BEI.

Selanjutnya, perdagangan perdana BEI tahun 2026 akan dibuka pada Jumat (2/1/2026) dan direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pembukaan awal tahun tersebut juga akan digelar di Main Hall BEI, Jakarta, di mana Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato arahan kepada pelaku pasar modal. Beliau akan didampingi oleh Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK, Menteri Keuangan, serta Direktur Utama BEI dalam seremoni penting tersebut.

Sebagai catatan historis, pada pembukaan perdagangan BEI tahun 2025 yang berlangsung pada Jumat (2/1/2025), Presiden Prabowo Subianto semula direncanakan hadir. Namun, berdasarkan undangan resmi BEI yang direvisi, pembukaan perdagangan kala itu diwakili oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar