Haluannews Ekonomi – Grup Djarum semakin memperkuat posisinya di PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), perusahaan properti yang tengah mengembangkan kawasan industri Subang Smartpolitan. Aksi korporasi ini terendus dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang mencatat PT Dwimuria Investama Andalan, entitas di bawah naungan Grup Djarum, kembali memborong 4.065.900 lembar saham SSIA.

Related Post
Pembelian saham tersebut dilakukan melalui dua broker, yaitu PT Verdhana Sekuritas Indonesia sebanyak 2.474.800 saham dan PT BCA Sekuritas sejumlah 1.591.100 saham. Dengan transaksi ini, total kepemilikan Grup Djarum di SSIA mencapai 317.303.300 saham atau setara dengan 6,74% per tanggal 21 Juli 2025.

Dwimuria sendiri pertama kali tercatat sebagai pemegang saham di atas 5% SSIA pada tanggal 4 Juli 2025. Sebelumnya, pada 15 Juli 2025, Dwimuria juga telah menambah kepemilikannya dengan membeli 2.104.600 saham SSIA, disusul pembelian 31.617.500 saham pada 16 Juli 2025. Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi yang mengungkap detail harga transaksi maupun tujuan strategis di balik investasi agresif Grup Djarum ini.
Selain Grup Djarum, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), bagian dari Barito Group milik Prajogo Pangestu, juga tercatat sebagai pemegang saham signifikan di SSIA dengan kepemilikan 6,05% atau 284.846.365 saham per 21 Juli 2025. TPIA sendiri mulai masuk sebagai pemegang saham SSIA pada 15 Juli 2025.
Masuknya dua konglomerat besar ini memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham SSIA. Pada sesi I perdagangan Kamis (24/7/2025), saham SSIA ditutup menguat 3,52% ke level Rp 2.650 per saham. Bahkan, sejak Grup Hartono dan Prajogo Pangestu masuk sebagai investor, harga saham SSIA telah melonjak lebih dari 50%.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar