BTN Syariah Ganti Nama, Target Jadi Bank Syariah Raksasa!

BTN Syariah Ganti Nama, Target Jadi Bank Syariah Raksasa!

Haluannews Ekonomi – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) resmi mengakuisisi PT Bank Victoria Syariah untuk memisahkan Unit Usaha Syariah (UUS). Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengungkapkan rencana perubahan nama bank syariah hasil spin-off tersebut. "Nama barunya sudah ada, bahkan usulannya dari Presiden RI. Namun, belum bisa diumumkan karena masih menunggu tanda tangan beliau," ungkap Nixon dalam acara penandatanganan akta jual beli dan pengambilalihan saham di Menara BTN, Kamis (5/6/2025).

COLLABMEDIANET

Perubahan nama ini, menurut Nixon, merupakan strategi untuk mendorong pertumbuhan BTN Syariah menjadi pemain besar di industri perbankan syariah. "Targetnya beyond BTN. Kita akan perluas segmen, tidak hanya perumahan, tapi juga ritel dan konsumer, menyasar segmen konservatif yang cukup besar di Indonesia," jelasnya dalam konferensi pers.

BTN Syariah Ganti Nama, Target Jadi Bank Syariah Raksasa!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Setelah spin-off, layanan syariah akan tersedia di seluruh cabang BTN. Hal ini dimungkinkan dan telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nixon menilai, strategi ini akan mempercepat penetrasi pasar, tanpa perlu repot mengurus perizinan dan pembukaan cabang baru.

Ambisi BTN Syariah cukup besar. Nixon berharap, pasca spin-off, bank ini bisa menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia, menyusul Bank Syariah Indonesia (BRIS) yang saat ini menguasai aset sekitar Rp 401 triliun. BTN Syariah sendiri saat ini memiliki aset sekitar Rp 60 triliun. "Kita akan sedikit berbeda dengan BSI, tetap fokus di perumahan, mendukung program pemerintah, dan melakukan penetrasi di daerah-daerah dengan akad syariah," pungkas Nixon. Strategi diferensiasi ini diharapkan mampu menciptakan ruang gerak yang lebih luas di pasar yang kompetitif.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar