Haluannews Ekonomi – Raksasa e-commerce, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli), baru-baru ini mengumumkan langkah restrukturisasi organisasi yang berimbas pada pemberhentian kerja (PHK) terhadap 270 karyawan. Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Blibli merupakan salah satu pemain besar di industri e-commerce Indonesia.

Related Post
Keputusan pahit ini diungkapkan langsung oleh pihak Blibli dalam program Squawk Box Haluannews.id, Senin (10/11/2025). Manajemen Blibli menjelaskan bahwa penyesuaian organisasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan di tengah ketatnya persaingan pasar.

Meskipun tidak disebutkan secara rinci departemen mana saja yang terdampak PHK, namun langkah ini mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam strategi bisnis Blibli. Diduga, perusahaan tengah berupaya merampingkan operasional dan fokus pada area-area yang memiliki potensi pertumbuhan paling tinggi.
Langkah PHK ini tentu menjadi perhatian serius bagi para pelaku industri e-commerce. Hal ini memicu pertanyaan mengenai kondisi riil pasar e-commerce Indonesia dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan teknologi.
Restrukturisasi yang dilakukan Blibli ini menjadi sinyal bahwa perusahaan e-commerce perlu terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan dan kompetitif di era digital yang dinamis. Efisiensi operasional menjadi kunci utama untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar