Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan saham PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) setelah mendeteksi aktivitas perdagangan yang tidak lazim atau Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif untuk melindungi kepentingan investor, khususnya para pemegang saham CYBR. Meskipun demikian, status UMA ini tidak secara otomatis mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap regulasi pasar modal yang berlaku.

Related Post
BEI dalam keterbukaan informasinya pada Kamis (24/7) menyatakan bahwa bursa sedang mencermati secara seksama perkembangan pola transaksi saham CYBR. Informasi terakhir mengenai CYBR yang dipublikasikan melalui website BEI adalah terkait pencatatan saham pada tanggal 22 Juli 2025. Sebelumnya, BEI juga telah mengumumkan status UMA untuk saham CYBR pada tanggal 22 April 2025, 13 Februari 2025, dan 21 Januari 2025.

Menanggapi situasi ini, BEI mengimbau kepada para investor untuk senantiasa berhati-hati dan mempertimbangkan beberapa hal sebelum mengambil keputusan investasi terkait saham CYBR. Investor disarankan untuk memperhatikan jawaban CYBR atas permintaan konfirmasi dari Bursa, mencermati kinerja perusahaan serta keterbukaan informasinya, mengkaji ulang rencana corporate action apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan segala potensi risiko yang mungkin timbul di kemudian hari.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar