Haluannews Ekonomi – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah berupaya merealisasikan proyek ambisius pembangunan Kampung Haji di Mekkah. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa lahan yang diincar untuk proyek ini memiliki luas lebih dari 80 hektar, setara dengan 2,5 kali luas kawasan SCBD Jakarta.

Related Post
Pandu menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan Kampung Haji ini merupakan aspirasi dari Presiden RI Prabowo Subianto. Saat ini, Danantara sedang dalam proses penawaran lahan. "Kami juga akan membeli beberapa lahan di sekitarnya yang sudah memiliki izin," ujarnya. Tim Danantara bahkan telah berada di Arab Saudi selama 2,5 bulan untuk mengurus proses bidding lahan tersebut.

Lebih lanjut, Pandu menekankan bahwa Kampung Haji ini bukan hanya sekadar fasilitas akomodasi bagi jamaah haji Indonesia. Proyek ini diharapkan menjadi ekosistem bisnis yang komprehensif, mencakup sektor kuliner, fashion, pariwisata, hingga bisnis syariah.
"Kita bisa menampilkan kualitas Indonesia yang berkelas dunia," tegas Pandu, meyakini bahwa Kampung Haji akan menjadi representasi wajah Indonesia di mata dunia.
Danantara berharap, melalui kolaborasi dengan pemerintah Arab Saudi, kuota haji untuk Indonesia dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat dalam lima tahun mendatang. Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah Saudi untuk meningkatkan kapasitas haji dan umroh secara signifikan.
Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi telah memberikan lampu hijau untuk pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Presiden Prabowo Subianto bahkan menyebut Indonesia sebagai negara pertama yang diizinkan memiliki lahan di kota suci tersebut.
Kampung Haji Indonesia akan menjadi kompleks terpadu yang menyediakan akomodasi, layanan konsumsi, transportasi, hingga fasilitas kesehatan bagi jamaah haji. Gagasan ini muncul sebagai respons terhadap tingginya angka kematian jamaah haji Indonesia, yang sebagian besar disebabkan oleh masalah kesehatan.
Kampung Haji Indonesia ditargetkan berlokasi di kawasan strategis Jabal Hindawiyah, Makkah, dengan akses langsung ke jalur kereta cepat dan pedestrian menuju Masjidil Haram.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar