Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan pertama pada hari Jumat (25/07/2025) dengan catatan merah, terperosok ke level 7.520. Pelemahan IHSG ini sejalan dengan nilai tukar Rupiah yang juga mengalami tekanan, berada di posisi Rp16.320 per Dolar AS.

Related Post
Tekanan terhadap IHSG dan Rupiah ini memupuskan harapan investor untuk menikmati "happy weekend" di pasar modal. Sentimen negatif membayangi pergerakan pasar di tengah kekhawatiran terhadap berbagai faktor ekonomi.

Analis pasar dari Haluannews.id, Susi Setiawati, dalam program Power Lunch menjelaskan bahwa pelemahan ini dipicu oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. "Kebutuhan Dolar AS yang meningkat dan sentimen global yang kurang kondusif menjadi pemberat bagi Rupiah dan IHSG," ujarnya.
Lebih lanjut, Susi menambahkan bahwa investor perlu mencermati perkembangan data ekonomi dan kebijakan pemerintah untuk mengambil keputusan investasi yang tepat. Volatilitas pasar diperkirakan masih akan tinggi hingga akhir pekan ini.
Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan diversifikasi portofolio untuk meminimalkan risiko di tengah kondisi pasar yang tidak pasti.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar